Selamat Datang Peserta Didik Baru (2019/2020)

Selamat Datang Peserta Didik Baru Tahun 2019/2020 dari berbagai SMP/MTS yang telah mendaftarkan diri menjadi siswa baru sesuai kompetensi yang dipilih. Mari bersama Keluarga besar SMKN 2 GARUT terdahulu kembangan kemampuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai pilihan masing-masing. Banyak hal dan bukan sekedar hanya belajar di dalam kelas untuk menimba ilmu dan mengembangkannya. Mari kita buktikan, bahwa SMKN 2 GARUT Bisa menjadi Sekolah yang berprestasi dan maju. Peserta didik baru adalah penerus prestasi yang telah dicapai oleh lulusan terdahulu. Buktikan untuk menjadi yang terbaik ketika mulai belajar di SMKN 2 GARUT.

Menjadi bagian adalah hal yang tidak akan sia-sia, karena  dan bukan sekedar memberikan selembar Ijazah hasil belajar. Banyak sudah siswa SMKN 2 GARUT yang merasakan manfaat dan keuntungan setelah lulus, terutama mereka yang berhasil gapai bangku kuliah di luar negeri. Tentu semua bukan diperoleh dengan berpangku tangan, tetapi dengan semangat dan kerja keras yang sungguh-sungguh sejak berada di kelas 10. Tidak tertutup kemungkinan, peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020 seluruhnya akan meneruskan pendidikan di luar negeri.

Semoga pada tahun pelajaran baru 2019/2020 SMKN 2 GARUT akan terus meningkat kualitas dan prestasi yang diraih. Semua tentu akan berpengaruh pada peserta didik baru yang akan belajar di SMKN 2 GARUT. Ayo bergabung dan menjadi keluarga besar SMKN 2 GARUT untuk raih masa depan gemilang. Selamat Datang Peserta Didik Baru Tahun 2019/2020

Pengumuman Hasil seleksi PPDB 2019

Pengumuman hasil seleksi PPDB Jawa Barat 2019 disampaikan serentak kepada pendaftar di sekolah tujuan Pilihan 1 (Pertama) pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 pukul 13.00 WIB. Siswa yang lolos seleksi melaksanakan daftar ulang sesuai tanggal yang sudah di tentukan,

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2019/2020

PPDB pada SMK terdiri dari jalur sebagai berikut:

1. Jalur prestasi 

  1. Jalur prestasi UN SMP/MTs atau yang sederajat merupakan jalur PPDB menggunakan seleksi dengan mempertimbangkan nilai yang diperoleh dari hasil UN SMP/MTs atau sederajat yang dibuktikan dengan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN);
  2. Jalur  Prestasi non UN

Jalur prestasi non UN merupakan jalur PPDB menggunakan seleksi berdasarkan nilai yang diberikan kepada calon peserta didik karena memiliki prestasi di bidang akademik dan/atau non akademik yang diperolehnya pada jenjang pendidikan SMP/MTs atau yang sederajat dengan ketentuan :

  1. Juara 1, 2, 3 tingkat internasional dan nasional dapat langsung diterima;
    • Jika jumlah calon peserta didik sebagaimana dijelaskan pada nomor 1) melebihi kuota jalur prestasi non UN, calon peserta didik akan diperingkat berdasarkan skor sebagaimana terlampir dalam petunjuk teknis, hingga batas kuota;
    • Nilai kejuaraan selain  pada angka 1), akan diberikan penilaian sebagaimana terlampir.
  2. Kejuaraan yang dinilai harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
    1. kejuaraan hanya diperhitungkan dari salah satu prestasi tertinggi dari jenis/ cabang kejuaraan yang diperoleh.
    2. kejuaraan diperoleh selama menjadi siswa SMP/MTs atau sederajat yang diutamakan dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Agama secara berjenjang dan berkelanjutan, dengan ketentuan :
    3. Kejuaraan tingkat kabupaten/kota diselenggarakan oleh instansi di tingkat kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai agenda pemerintah kabupaten/ kota, atau instansi lain yang melibatkan Lembaga /instansi/ organisasi resmi yang relevan dengan jenis kejuaraan;
    4. Kejuaraan tingkat provinsi diselenggarakan oleh instansi di tingkat provinsi yang ditetapkan sebagai agenda pemerintah provinsi, atau instansi lain yang melibatkan lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan jenis kejuaraan;
    5. Kejuaraan tingkat nasional diselenggarakan oleh yang ditetapkan sebagai agenda nasional, atau instansi lain yang melibatkan lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan jenis kejuaraan;
    6. Kejuaraan tingkat internasional yang diakui oleh kementerian/lembaga pemerintah non kementerian yang ditetapkan sebagai agenda internasional, atau instansi lain yang melibatkan lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan jenis kejuaraan;
  3. Kategori kejuaraan meliputi :

Perlombaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya adalah : Olimpiade Sains Nasional [OSN], Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN], Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional [FLS2N], Lomba Cipta Seni Pelajar Nasional [LCSPN], Kuis Kihajar [Kita Harus Belajar], Lomba Motivasi Belajar Mandiri [Lomojari], Lomba KaryaJurnalistik Siswa Nasional [LKJS], Lomba Cipta Puisi, Cipta Lagu, Melukis dan Membatik. Perlombaan yang diselenggarakan diluar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat berupa :

  1. Sains (ilmu pengetahuan);
  2. teknologi tepat guna;
  3. seni dan budaya;
  4. olahraga ;
  5. keteladanan;
  6. keagamaan;
  7. Bela Negara, Palang Merah Remaja, dan Kepramukaan.
  8. Sertifikat penghargaan kejuaraan, dilegalisasi dengan ketentuan sebagai berikut :
    • Kejuaraan yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tingkat kabupaten/kota pengesahan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat, tingkat provinsi, nasional,  dan/atau internasional disahkan oleh Cabang Dinas setempat dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi;
    • Kejuaraan dalam bidang olah raga, legalisasi dilakukan oleh organisasi cabang olah raga/KONI tingkat

kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat kejuaraan;

  • Kejuaraan bidang lainnya, legalisasi dilakukan oleh panitia penyelenggara atau lembaga yang relevan dan terlibat dalam kejuaraan tersebut.
  • Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk memverifikasi piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan dapat melakukan uji kompetensi calon peserta didik sesuai kejuaraan yang diperolehnya
  • Prestasi bidang keagamaan berupa hafiz Qur’an memperoleh penghargaan berdasarkan jumlah Juz yang dikuasai calon peserta didik. Penyetaraan penghargaan prestasi hafiz Qur’an sebagai berikut :
    • hafiz 11 – 30 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat Nasional;  
    • hafiz 6 – 10 Juz setara dengan prestasi juara tingkat provinsi;
    • hafiz 2 – 5 Juz setara dengan prestasi juara  1 tingkat kabupaten;
    • Prestasi hafiz Qur’an atau prestasi dari agama lainnya dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari kantor kemenag  atau lembaga keagamaan penyelenggara sesuai tempat domisili calon peserta didik. 

2. Jalur KETM dan ABK

  1. Jalur KETM  merupakan PPDB jalur zonasi  yang ditujukan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah seperti  :  1) Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau
    • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau
    • Kartu Pra Sejahtera ( KPS), atau
    • Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau
    • Kartu penanggulangan kemiskinan lainnya sesuai program pemerintah pusat atau daerah 
  2. ABK merupakan Anak Berkebutuhan Khusus yang dibuktikan dengan surat hasil diagnose atau hasil penilaian kekhususan dari ahli atau pokja pendidikan inklusi.
  3. Seleksi jalur KETM dan ABK dengan menghitung jarak domisili calon peserta didik dengan sekolah yang dituju.  
  4. Dalam hal calon peserta didik dari KETM tidak memiliki kartu program penanganan KETM,  dapat melampirkan :
    • surat keterangan dari kepala sekolah asal yang menyatakan ketidakmampuannya berdasarkan data pada jenjang SMP/MTs.atau yang sederajat;  
    • surat pakta integritas dari kepala sekolah asal yang menyatakan kebenaran data KETM dari calon peserta didik.

3. Jalur perpindahan tugas orang tua.

a. Jalur perpindahan tugas orang tua merupakan jalur yang disediakan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat tugas orang tua dengan tahapan seleksi ;

  1. mempertimbangkan jarak domisili calon peserta didik pada wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang sama dengan sekolah yang dituju;
    • Jika pada batas kuota terdapat nilai yang sama, seleksi selanjutnya berdasarkan prestasi nilai UN; dan 
    • Jika hasil pemeringkatan 2) masih sama, diperingkat berdasarkan usia calon peserta didik;

b. Tempat tugas orang tua yang dimaksud pada poin a dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/ lembaga/kantor atau perusahaan yang memberi tugas.

PERSYARATAN PPDB SMK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik SMK yang mengikuti PPDB berupa:

  1. Foto copy yang telah dilegalisir pejabat berwenang (diserahkan pada saat verifikasi berkas): 
    1. Ijazah SMP/sederajat atau surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah satuan pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat dengan SMP, 
    2. Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Calon peserta didik dapat melampirkan surat keterangan dari sekolah asal, jika SHUN belum diterbitkan/diterima calon peserta didik;
    3. Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan;
  2. Foto copy, serta menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas):
    1. Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada awal Tahun Pelajaran baru 2019/2020, dan belum menikah;
    2. Kartu Keluarga atau Surat Keterangan domisili dari RT/RW diketahui kelurahan, yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB;
    3. Kartu keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah (KIP, PKH, KIS dan bukti lain yang dikeluarkan oleh Satuan pendidikan Asal);
    4. Surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang memberi tugas untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali;
    5. Surat keterangan sehat dari dokter, yang menerangkan hasil pemeriksaan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih calon peserta didik;
    6. Satuan pendidikan dapat menetapkan syarat kesehatan khusus untuk kompetensi keahlian yang memerlukan persyaratan khusus.

TATA CARA PENDAFTARAN SMK

  1. Calon peserta didik datang ke satuan pendidikan pilihan pertama melakukan pendaftaran; 
  2. Pendaftaran secara daring  dengan bantuan operator satuan pendidikan dengan cara mengunjungi laman PPDB Provinsi Jawa Barat di http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.
  3. Calon peserta didik  SMK melakukan verifikasi kesehatan, test bakat dan minat disesuaikan dengan bidang/program/kompetensi keahlian pada satuan pendidikan kejuruan yang dipilih calon peserta didik;
  4. Calon peserta didik SMK wajib melakukan konsultasi berkenaan dengan kompetensi keahlian yang akan dipilihnya di satuan  pendidikan pilihan ke satu;
  5. Calon peserta didik SMK untuk jalur prestasi nilai UN dapat memilih 3 (tiga)  kompetensi keahlian (pilihan ke-1, ke-2, ke-3) dalam satu SMK, atau 2 (dua) SMK, namun untuk jalur lainnya hanya diperkenankan ketiga pilihan tersebut dalam 1 (satu) SMK;
  6. Calon peserta didik dapat melihat dan mencetak bukti pendaftaran;
  7. Mengubah pilihan peminatan/kompetensi keahlian pada satuan pendidikan yang sama cukup dengan mengganti data pilihan peminatan/kompetensi keahlian sebelumnya.

SELEKSI PPDB SMK

1. Seleksi Jalur Prestasi UN

Tidak berlaku ketentuan zonasi;

Kuota CPD jalur  Prestasi UN sebanyak 70%. Proses seleksi pada jalur UN dilakukan melalui tahapan:

  1. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
  2. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keahlian yang dipilih bagi sekolah yang menerapkan test bakat minat ;
  3. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi yang tidak lolos dapat mengubah pilihan kompetensi keahlian lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK lainnya;
  4. Pemeringkatan nilai UN hingga batas kuota;
  5. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat;
  6. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan dilimpahkan untuk seleksi tahap berikutnya di pilihan ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat di program keahlian/SMK pilihan ke 2;
  7. Jika di pilhan ke 2 tidak lolos karena melebihi daya  tampung, selanjutnya dilimpahkan ke pilihan 3 hingga batas kuota;
  8. Dalam hal hasil UN dan hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) sama pada batas kuota , seleksi memprioritaskan calon peserta didik dengan menghitung jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan sekolah;
  9. Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi Non UN , jalur KETM dan Jalur Perpindahan orang tua.

2. Seleksi prestasi non UN

Kuota CPD jalur  Prestasi Non UN sebanyak 5 %. Proses seleksi pada jalur Prestasi Non UN dilakukan melalui tahapan : a. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;

  • Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keakhlian yang dipilih bagi sekolah yang menerapkan test bakat minat ;
  • Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi yang tidak lolos dapat mengubah pilihan Kompetensi Keahlian lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK lainnya;
  • Pemeringkatan didasarkan pada gabungan nilai prestasi kejuaraan, hasil uji kompetensi prestasi dengan pembobotan yang ditetapkan satuan Pendidikan;
  • Pemeringkatan dari data prestasi CPD  hingga batas kuota;
  • Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat;
  • CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan dilimpahkan melalui seleksi dalam tahap berikutnya di pilihan ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program keahlian/SMK pilihan ke 2;
  • Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon peserta didik dengan menghitung jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan sekolah;
  • Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi UN , jalur KETM dan Jalur Perpindahan orang tua;

3. Seleksi Jalur KETM

Kuota CPD jalur  KETM  sebanyak 20%. Proses seleksi pada   jalur KETM dilakukan melalui tahapan :

  1. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
  2. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keakhlian yang dipilih bagi sekolah yang menerapkan test bakat minat ;
  3. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi yang tidak lolos dapat mengubah pilihan Kompetensi Keahlian lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK lainnya;
  4. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak domisili siswa dengan sekolah hingga batas kuota;
  5. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat;
  6. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan dilimpahkan melalui seleksi dalam tahap berikutnya di pilihan ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program keahlian/SMK pilihan ke 2;
  7. Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon peserta didik dengan usia yang paling tinggi;
  8. Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi UN ,  Jalur Prestasi Non UN  dan Jalur Perpindahan orang tua.

4. Seleksi jalur perpindahan

Kuota CPD jalur  perpindahan  sebanyak 5%. Proses seleksi pada jalur perpindahan dilakukan melalui tahapan :

  1. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
  2. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keahlian yang dipilih bagi sekolah yang menerapkan test bakat minat;
  3. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi yang tidak lolos dapat mengubah pilihan kompetensi keahlian lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK lainnya.
  4. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak domisili siswa dengan sekolah hingga batas kuota ;
  5. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat;
  6. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan dilimpahkan, diikutsertakan dalam seleksi tahap berikutnya di pilihan ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program keahlian/SMK pilihan ke 2;
  7. Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon peserta didik secara berurutan  dengan menggunakan nilai UN

, usia yang paling tinggi;

  • Dalam hal  hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4) dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan daya tampung akan di isi dengan urutan jalur KETM, Jalur prestasi UN , dan Jalur Prestasi Non UN .
  • Apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung, akan diseleksi berdasarkan urutan prioritas:
    • calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang sama dengan SMK yang bersangkutan;
    • calon peserta didik yang mendaftar lebih awal; 3) Usia yang paling tinggi calon peserta didik;

5. Seleksi pada Kelas Industri

  1. SMK yang mempunyai kelas Industri dapat melaksanakan test seleksi tersendiri dengan ketentuan dan persyaratan yang disesuaikan dengan keperluan DU/DI;
  2. SMK yang melaksanakan test PPDB kelas industri harus melaporkan kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah masing-masing meliputi : daya tampung ( jumlah siswa dan rombongan belajar ), waktu seleksi dan teknis pelaksanaan serta bukti kerjasama dengan

DU/DI untuk kelas Industri;

  • Jadwal pendaftaran dan seleksi kelas industri dilakukan bersamaan pelaksanaan  PPDB online .

Sukses UNBK

Puji syukur kehadirat Illahi Robbi tempat bersandar semua makhluk karena atas petunjuk, hidayah dan karunia-Nya maka pelaksanaa Ujian Nasioan Berbasis Komputer tingkat SMK berjalan sesuai yang di harapakan, ketekunan, kesabaran, dan kebersamaan adalah kunci kesuksesan. kegiatan tidak mungkin bisa berjalan kalau tidak di dukung oleh berbagai pihak, baik pihak internal maupun pihak ekternal. Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukunganya.

Hari terakhir UNBK

Setelah melaksakan kegiatan UNBK 2019 dari hari senin kemarin 25 Maret, Allahamdulliah berjalan sesuai yang di harapkan antusias para peserta dan para pengawas yang ikut mensukseskan. Jumlah Lab komputer yang digunakan 8 Ruangan, terdiri dari jumlah yang berpariatip. Menggunakan 250 pc client dan 10 pc server. Semoga di hari terakhir kita berharap meraih kesuksesan. Amiin

EPITECH XII JABAR

Alhamdulillahirobbil alamiiin…
Keluarga besar SMKN 2 GARUT besyukur kepada Alloh SWT…
bahwa stand SMKN 2 GARUT dalam even EPITECH XII JABAR yang diselenggarakan di Lapang Kerkof Kab. Garut dapat menarik perhatian Bapak Wakil Gubernur Jawa Barat.
Bahkan Beliau berkenan mengendarai Kedaraan roda tiga yang ramah lingkungan bertenaga listrik dari solar sel dan berkenan pula mengendarai sepeda hibrid yang dua duanya adalah produksi anak anak SMKN 2 Garut Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan TKR.

Beliau bangga dengan produk kendaraan tersebut karena ramah lingkungan dan murah…. dan Belau berucap
” inilah yang saya mau model kendaraan yang ramah lingkungan dan terjangkau oleh masyarakat”
Kembangkan terus sampai maksimal dan rebut pangsa pasar “lanjut beliau”
Selamat kepada SMKN 2 GARUT semuga sukses
Dukung Jabar supaya Juara Lahir dan Bathin.
Kata Beliau.

Beliau juga sempat bertanya dan berbincang bincang dengan siswa Multimedia SMKN 2 GARUT tentang produk unggulan Teaching Factory (TEFA) yang bekerjasama dengan Industri Batik Garutan dalam mendesain model dan corak batik Garutan.

Saya sebagai Kepala SMKN 2 Garut sangat berterimakasih kepada Para Wakil Kepala Sekolah, para Ketua Ketua Kompetensi Keahlian (Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Desain Pemodelan dan Interior bangunan, Teknik Elektronika Audio Video, Multimedia, Geologi Pertambangan, Teknik Broadcase, Elektronika Industri) dan Para Guru beserta para Tenaga Kependidikan dan tidak lupa kepada para siswa siswi yang telah mendukung dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlasnya dalam mensukseskan acara Epiteck XII JABAR tahun 2018. Semoga Alloh SWT mencatatnya sebagai amal sholeh bagi keluarga besar SMKN 2 GARUT …Aamiin

Luar Biasa Film “Saciduh Metu” Produksi SMKN-2 Garut Tembus Dunia

G-NN (Garut)-Film “Saciduh Metu” Produksi Broadcast Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)- 2 Garut yang disutradarai oleh Yudi Gentong sekaligus guru Broadcastnya dan didukung penuh oleh Kepala Sekolah Bejo Siswoyo,M.Pd Telah Masuk kedalam Indonesian Selection Short Movie.

Dalam Festival film bertaraf international yang digelar di Sanur, Nusa Dua, Denpasar, Bali pada tanggal 06 sampai dengan13 Oktober 2018 pada event Minikino Film Week 4 (MFW4) International short movie festival.

Dalam wawancara dengan G-NN di Kantornya Kompleks SMKN 2 Garut Jalan Suherman 90 Tarogong Kaler Garut, Yudi Gentong mengatakan Minikino Film Week International short film Festival diikuti oleh lebih dari 30 negara didunia antara lain, Amerika, Inggris, Yunani, dan Negara Asia lainnya, Rabu (17/10).

“Sebagai Director atau Sutradara Short Movie “Saciduh Metu” salah satu Film terpilih dari Indonesia tentu saja kami merasa bangga dapat mewakili Sekolah , Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat bahkan secara Nasional.”tutur Yudi.

Sertifikat penghargaan yang diraih film “Saciduh Metu

Yudi juga menuturkan bahwa pihaknya menggunakan judul dari film tersebut dengan bahasa Sunda agar lebih terasa nuansa Ka-sundaannya.

“Karena dalam film tersebut dari judulnya saja menggunakan bahasa Sunda “Saciduh Metu” bercerita tentang kearifan lokal bahwa Ucapan seorang Ibu merupakan do’a bisa menjadi kenyataan sebagaimana arti dari saciduh metu sendiri ialah seucap nyata.”pungkas Yudi Gentong. (Joe).

Sumber: https://www.g-national.com/2018/10/17/luar-biasa-film-saciduh-metu-produksi-smkn-2-garut-tembus-dunia/

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG DAN JASA

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG DAN JASA

Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Garut selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan melaksanakan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2018, adalah sebagai berikut:

  • Paket Pekerjaan
a. Nama paket pekerjaan : Pengadaan Peralatan Multimedia Siswa SMK Tahun 2018
  Lingkup pekerjaan : Multimedia/Komputer (Software/Hardware)
  Nilai total HPS : Rp. 149.878.000,- (Seratus Empat Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Delapan Ribu Rupiah)
  Sumber pendanaan : Bantuan Kemendiknas Tahun Anggaran 2018
  Proses Pengadaan : Minggu Ke-4 Bulan Juji 2018
  Pelaksanaan : Minggu Ke-2 Bulan Agustus 2018
       
b. Nama paket pekerjaan : Pengadaan Peralatan Praktek Kendaraan Ringan Siswa SMK Tahun 2018
  Lingkup pekerjaan : Alat Peraga Pendidikan
  Nilai total HPS : Rp. 149.737.000,- (Seratus Empat Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Rupiah)
  Sumber pendanaan : Bantuan Kemendiknas Tahun Anggaran 2018
  Proses Pengadaan : Minggu Ke-4 Bulan Juji 2018
  Pelaksanaan : Minggu Ke-2 Bulan Agustus 2018

Persyaratan Peserta

memiliki surat izin usaha sesuai LDP;

menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa badan usaha yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana;

salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam daftar hitam;

memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 (bila ada transaksi), PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan;

memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia barang dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak;

memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai.

Berkas bisa di unduh disini

Pelaksanaan Pengadaan Jl. Suherman No. 90 PO.BOX 109 Ds. Jati Tarogong Kaler Garut 

 

 

Penerimaan Peserta didik baru Tahun Pelajaran 2018 – 2019

Kami sampaikan PPDB SMA /SMK se-Jabar
Hasil rapat mkks dg Kadisdik PROV Jabar di Hotel Grand Hani,hJln Raya Lembang KM.12,1 No.15 Lembang Bandung hari Senin tgl.14 Mei 2018, tentang :
1). Pemerataan kualitas pendidikan, sehingga tidak ada sekolah “elit” atau “alit”. Semua sekolah di Jabar memiliki kualitas yg sama ….semuanya “elit”.
3). Ada beberapa perbedaan antara PPDB tahun yg lalu dg PPDB tahun ini.Kalau tahun lalu masyarakat bisa mendaftar on line,langsung. Kalau sekarang dg pertimbangan tidak semua masyarakat bisa mengoperasikan IT, maka pendaftaran langsung ke sekolah yg dituju.
3).Perbedaan kedua, PPDB tahun lalu PPDB dibedakan menjadi jalur akademik dan jalur non akademik. Tahun sekarang jalur PPDB di bagi menjadi beberapa jalur:
A).Jalur utk keluarga tidak mampu (KETM)
B).jalur penghargaan maslahat guru (PMG).
C).Jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ANAK/Disabilitas ).
D).Jalur Warga Penduduk setempat (WPS).
E).Jalur Prestasi (P)
F).Jalur Nilai Hasil UJian Nasional (NHUN).
Pendaftaran untuk jalur ;
KETM,PMG,ABK,WPS dan P,dilaksanakan pada tgl.4 hingga 8 Juni 2018.
Pendaftaran untuk jalur NHUN dilaksanakan pada tgl. 5,6,7 dan 9 Juli 2018
Bandung,17/05/2018
MKKS

Bagi masyarakat yg mempunyai Putera/ puteri yg akan memasuki sekolah tahun ajaran baru ini.
& berkaitan dg program dari pemerintah mengenai Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) &
Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB)
utk tahun ini.
1. TK
2. SD
3. SMP
4. SMA / SMK

untuk TK…..( diatur oleh Walikota)
bisa langsung daftar dmn tempat yg terdekat.

untuk SD….( diatur oleh Walikota)
sekarang sdh berbasis komputer / menggunakan komputer
( ON LINE )..
telah ditentukan / diseleksi dg ketentuan …
RUMAH YG PALING DEKAT &
UMUR YG PALING TUA

untuk SMP…( diatur kota)

utk masuk SMP NEGERI utk tahun ini sudah tdk menggunakan NILAI USBN
( jadi bisa masuk di SMP NEGERI manapun )

dasar penerimaan masuk SMP
ada 3 jenis.
1. 90 % daya tampung menggunakan sistim ZONASI….

2. 5 % ….PRESTASI ( utk seluruh indonesia )

3. 5 % ….KOTA KHUSUS ( KOTA GEMPA )

utk sistim ZONASI tersebut dibagi lagi menjadi
75% ….ZONASI MURNI &
15 %…ZONASI PRESTASI

utk ZONASI MURNI….
ditentukan dg.
peserta didik baru memilih sekolah dg jarak paling dekat dari rumah ke sekolah.

utk ZONASI PRESTASI…
ditentukan dg.
ada tambahan Nilai Prestasi yg menunjang / yg dimiliki. antara lain:
1. OSN ( OLIMPIADE – AKADEMI)
2. OLAH RAGA ( O2SN)
3. SENI ( FLSN – FESTIFAL LITERASI SENI NASIONAL )

Untuk SMA / SMK…
( Yg mengatur Gubernur)
utk PPDB..nya. dibagi menjadi 3 Zona / Radius.

1. dg RADIUS …..0 – 5 KM.

2. dg RADIUS …..0 – 10 KM

3. dg RADIUS …..10 KE ATAS

bagi calon PPDB ..
jika mendaftarkan ke sekolah Negeri.
jarak yg paling dekat dr rumah ke sekolah yg dia pilih .yg akan dpt diterima langsung.
disekolah tsb.

RUMUS:
(skor jarakxbobot)+(jumlah nunxbobot)
Jarak=55%
NUN=45%
Contoh:
(400×0.55)+(400×0.45)
=220 +180
=400
Ket:
(400)=skor jarak 0-500 m
(400)=nilai UN tertinggi

PERSYARATAN UNBK

PERSYARATAN UNBK

  1. Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
  1. Server
    • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
    • Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)
    • RAM 8 GB, DDR 3
    • Harddisk 250 GB
    • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04
    • LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte
    • UPS (tahan 15 menit)
    • Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client)
    • Cadangan 1 server.
  2. Client
    • PC atau Laptop
    • Monitor minimal 12 inch
    • Processor minimal single core
    • RAM minimal 512 MB
    • Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/ LINUX / MAC / Chrome OS
    • Web Browser: Exambro versi terbaru
    • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
    • LAN Card
    • Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta)
    • Cadangan minimal 10%.
    • Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
  1. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN):
  • Switch 10/100/1000 Mbps dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap setiap server.
  • Setiap server harus memiliki switch sendiri (tidak digabung dengan server lain)